RSS
AHLAN WA SAHLAN.....JUST A NOT.....FOLLOW BLOG SAYA YEAH.....SYUKRON JAZAKILLAH.....I LOVE U FULL.....

Kamis, 02 Februari 2012

Maaf, Aku Harus Pergi

Aku sudah lama memikirkan ini. Berkali-kali, sudah kupikirkan apa yang mungkin terjadi nanti. Sekarang, aku sudah tidak bisa menunggu lagi. Duduk diam di sini rasanya membosankan sekali. Mungkin jika orang lain yang harus melakukan ini, sudah sejak dulu ia pergi. Kurasa aku sudah cukup bersabar untuk tetap bertahan sampai sejauh ini. Empat tahun kurasa cukup untuk meyakinkanku bahwa mungkin kau tak kan kembali. Tidak mungkin aku terus menanti sesuatu yang tak pasti.

Maaf, bukannya aku tak menepati janji. Tapi, sungguh aku sudah tak kuat lagi. Rasa rindu yang membuncah tak mampu kubendung meski sudah kucoba dengan sekuat hati.. Semakin lama, aku semakin terpenjara dalam sepi. Kau tahu?! Aku kecewa, dan menyesal. Kecewa, karena kau tak pernah sekalipun mengirim kabar padaku. Hingga aku terperangkap oleh janji yang terucap untuk tetap berada di sini, menunggumu kembali. Dan menyesal, menyesali kebodohanku yang tak pernah menanyakan berapa lama kau akan pergi.

Aku sudah lelah. Setiap hari datang ke tempat ini dengan membawa asa yang makin berkarat. Aku sudah bosan. Harus meneteskan air mata berulang kali demi menyesali ketiadaanmu. Aku sudah menyerah. Penantian ini terlalu panjang dan menyakitkan bagiku. Jika kuteruskan, mungkin asa di hatiku yang telah berkarat bisa membuat jiwaku sekarat. Maaf, aku harus pergi. Sungguh, aku sudah tak sanggup lagi. Aku benar-benar minta maaf. Aku harus pergi. Menjemputmu. Karena aku tak mungkin terus menanti.

1 komentar:

Elsa Khairun Nissa mengatakan...

Mau dong ceritanya dimuat di blog kakak
he...he...ikut mejeng bareng di catatan sahabat
setiap sahabat elsa harus mengirimkan satu naskah terbaiknya. he..he...jika ngga keberatan
tapi ngga ada royaltinya :)

Posting Komentar

 
Copyright IKHLAS 2009. Powered by Blogger.Wordpress Theme by Ezwpthemes .
Converted To Blogger Template by Anshul Dudeja.