RSS
AHLAN WA SAHLAN.....JUST A NOT.....FOLLOW BLOG SAYA YEAH.....SYUKRON JAZAKILLAH.....I LOVE U FULL.....

Selasa, 30 November 2010

Puisi untuk Bunda… “Bunda Aku Kangen Malam Ini”


BUnda,,,
malam iNi aKu kaNgen,, iNgin sekali ku berlabuh di pundakmu dan bercerita banyak kepadamu
kesepian ini selalu membuat aku terasa hampa…
Tak dapat ku bayangkan jika bUnda dapat menyaksikan keadaanku disini..
bahkan aku pun tak sanggup untuk salalu jujur kepadamu tentang keadaanku disini,,,
karena aku tak ingin buat bunda menangis dan bersedih,,,,

Bunda,,
aKu kangen
kapan ea aku bisa ketemu bUnda lagi..???
setiap malam aku hanya berdoa, semoga bunda selalu baik-baik saja…

Bunda,,
masih ingatkah masa kecilku dulu.. waktu bunda masih sering memarahiku,,
karena begitu bandelnya aku, tak nurut apa yang bunda bilang…
kadang aku selalu buat bunda kesel, jengkel, akan tingkah ku dulu,,,
karena kenangan inilah aku selalu ingat terus,,
rasa-rasanya aku ingin kembali ke masa kecil dulu..
karena selalu ada bunda temani aku,,

Namun sekarang,,,
semua telah berubah,, dan akupun telah  dewasa
hingga sanggup untuk meninggalkan bunda sendirian disana..
aku juga tak rela jika harus jauh dari bunda,,
tapi inilah yang harus aku jaani..
karena aku ingin bisa mandiri lagi
ga ingin manja lagi..
aku ingin merasakan gimana hidup susah
sendirian dan segala apa pun ku lakukan sendiri
aku ingin belajar seperti bunda,,
yang selalu tegar dalam menjalani beban yang ada.. dan segala cobaan,,

Bunda,,,
aku kini telah merasakan hidup prihatin yang jauh dari sanak saudara,,
sehingga bisa jadi pelajaran buat aku nantinya,,,
namun kadang juga aku merasa jenuh,, hidup dalam kehampaan
harus jauh dari kalian semua,,,,
tApi, tak apalah karena ini ingin ku…
Demi cita2 dan semua impian ku
agar aku tak merepotkan lagi bunda…
aku rela walau harus jauh dari bunda….

BUnda, jangan khawatir kan aku disini,,,
aku sayang ama bunda… dan aku juga sangat kangen ama bunda…
kelak aku kan pulang untuk bunda,,,
putrimu rindu kalian semua
^____^

Puisi Untuk Bunda

 
Dalam setiap irama tubuhmu kau selalu menyapa
Dalam kepenatan yang tak pernah terbisikkan kau selalu mendekap
Dalam kerinduan yang sangat kau tak pernah ingin lepas dariku

Usiaku kini telah berubah
Aku bukan lagi gadis kecil
Kaulah yang telah membentuk jiwa mentah ini
Kaulah yang telah mengelola emosi labil ini menjadi lokomotif kemajuan
Kaulah yang selalu memberiku keberuntungan dengan nasihatmu kala malam telah
larut dan gerbang mimpi siap menghampiriku

Kala yang lain terlelap
Kutahu kau tak pernah terlena
Pikiran, hati, jiwa, dan emosiku selalu bekerja dan bekerja untuk masa depanku
Kau selalu berpacu dengan waktu
Karena kau yakin, tanpa itu bisa jadi aku terlindas oleh jaman yang semakin tak
keras

Kaulah pengantar luasnya pengetahuanku
Kala wadah kosa kataku hanya bagai tetesan air
Kaulah yang memenuhinya hingga menjadi sebuah lautan
Kaulah bintang berkilauku
Yang tak akan pernah terlupakan oleh rangkaian huruf cahaya sejarah peradaban
manusia

Andai aku bisa, bunda…
Kan kubalas segenap cinta dan kasihmu
Andai aku mampu, bunda…
Kan kupersembahkan seterang kilauanmu, sehangat dekapanmu, setulus kasihmu, dan
sebijak nasihatmu
Kutahu, bunda…
Tanganmu tak pernah lepas berharap untukku dalam setiap do’a yang kau panjatkan
Kutahu bunda…
Senyummu selalu menyapa dalam setiap kata cinta yang keluar dari lisanmu
Kutahu bunda…
Mata hatimu selalu terjaga dalam setiap derapku

Ya Allah….
Kutengadahkan tanganku berharap kau membahagiakannya sepertiku kini
Ya Rabbi…,
Kumemohon berilah bunda mimpi yang selalu indah
Ya Rabbul Izzati…,
Kuberharap padaMu anugerahkan bunda kecupan hangat
Seperti yang selalu ia berikan padaku saat aku terbangun di pagi hari
Ya Illahi…,
Sejahterakanlah bunda

9 komentar:

Bonit Notz mengatakan...

subhanallah...

Teteh yakin bunda bahagia disana...
La Tahzan sayang... ^_*

Harumi Putri Chayani mengatakan...

Teteh mkasih yach.......
Teteh dah nemenin ade dari jauh....
Teteh seperti bunda ade sndiri.....:-)

Bonit Notz mengatakan...

hmmm....

maksih'a buat Allah z'...
teteh kan suka marahin ade,. hehe.. ^^

klo gtu ade ky albi, xixixiiii... :P

Harumi Putri Chayani mengatakan...

gpp diomelin sama teteh juga kan demi kebaikan.... hohoooo......:D

MISS U TEH,,,,,,:-)

Sajak Kehidupan mengatakan...

saya suka ini rumi,,, tetapkeep fighting...

BLACKBOX mengatakan...

saya salut sama rumi yang sangat sayang sama bundanya, tulisannya simpe tapi punya energi yang kuat, makanya keren, bravi

Insan Robbani mengatakan...

Jadi ingin menangis baca puisimu Rumi...apalagi diiringi dgn backsound yg indah..., kita sama2 sdh ditinggal org yg paling kita cintai...

Ndee mengatakan...

sumpah nyeseekk,, jadi kangen ibuku..
kasihnya tak tertangguhkan, tak berbalas.. :,(

Harumi Putri Chayani mengatakan...

@om insan >> pas ya om puisi n backsoundnyaa,,,, ttap smngaatt om...

salam untuk keluargamu ya om dari ku... :-)

@ndee >> yuukk sama" kita mendo'akan... smoga ibu kita tenag disana....

Poskan Komentar

 
Copyright IKHLAS 2009. Powered by Blogger.Wordpress Theme by Ezwpthemes .
Converted To Blogger Template by Anshul Dudeja.